Senin, 07 April 2008

Kusni Kasdut

h a r u - b i r u
kehidupan adalah perlawanan tanpa penyesalan
kesalahan hanyalah lawan kata kebenaran
selanjutnya engkau pasti tahu…


tahun 1976 ku bertobat
semua yang ada tak selalu terlihat
jarak antar saat begitu dekat
situasilah yang memaksa dan membuat




kuberlari, rindukan terang
pada pekat malam kuterjang
serpihan paku, kaca dan kawat berduri
bulan tak peduli, turuti kata hati
hati menderu – deru, belenggu memburu
beradu cepat dengan peluru

kusadari hidupku hanya menunggu
suara 12 senapan dalam satu letupan
satu aba - aba… pada satu sasaran
y a i t u a j a l k u . . . .


Ignatius Waluyo AKA Kusni Kasdut menuju eksekusi hukuman mati pada akhir tahun 1970-an atau awal 1980-an