Minggu, 30 Desember 2007

Tatapanku dalam Jejak Langkahku

Saat kutatap kaca jendela di sampingku, dia berkata:
“Badanmu kok kurus, nafsu makanmu berkurang, olah raga ringan pun kau tinggalkan dan wajahmu telah jauh dari tampang seorang pemuda”.

Saat kulihat cermin kamar mandiku, dia juga berkomentar:
“Itu berarti semangatmu mulai pudar, tenagamu berkurang, daya jualmu akan terus menurun”

Saat memasuki Front Office, dia bertanya sambil berteriak:
“Hey mau kemana dan apa yang akan kau kerjakan ?”.

Saat kuinjakan kakiku menuju ruang kerjaku, Anak – anak tangga men4 lantai dengan sedikit sok tahu memberitahuku:

“Kau tak akan bisa kemana – mana walau diperdaya oleh permainan logika mereka, kesalahan yang dibenarkan, kebenaran yang diharamkan. Ku tahu semuanya mengusik dan menguras tenagamu agar tak mampu berbuat apa – apa kecuali ikhlas ditindas …”

“atau kau tinggalkan cerita ini untuk pergi mencari cerita baru yang sesuai hati nuranimu”
Sambung meja kerjaku.

Tidak ada komentar: