Angin Semilir, bikin malas bergerak
Angin Ribut, kebanyakan mau gerak
Angin Duduk, ngga mau bergerak
Bergerak – Gerak….
Angin berputar – berputar
Ombak bergulung – gulung
Bumi bergoncang - goncang
Awan, berarak – arak
Tiba – tiba….
Angin Darat, ngga bersahabat
Angin Laut, menelan maut
Angin di Udara, sirnakan nyawa
Angin Surga, propaganda berwajah ganda
Ribut – ribut….

Angin Ribut yang pertama bernama Taufan dan Leysus
Walau lucu, saudara kembar ini selalu tebar petaka
Angin Ribut yang kedua bernama Tornado
Walau Keren, tetap saja gulirkan bencana
Angin Ribut yang ketiga bernama Katrina
Walau si cantik ini diam, diam – diam menabur derita
Angin Ribut yang keempat bernama Puting Beliung
Walau aduhai sexy, selalu janjikan kehancuran dunia
Angin Ribut yang terakhir bernama Puyuh
Walau kecil, bisa terbangkan jiwa – raga – harta – benda
Tahu – tahu….
Angin salahkan pemimpinya,
Angin salahkan bawahannya,
Angin salahkan saudaranya,
Angin salahkan sahabatnya,
Salah – salahan….
Angin di Tanah – Air,
di Musim Hujan banjirkan Air – Mata
Angin di Air – Tanah,
di Musim Kemarau keringkan Mata – Air
Hati – Hati….
Pancaroba
Waspadalah
Terjagalah
Buka Mata
Lebar - lebar
Angin II Inspired from berharap [bencana] berakhir segera
Tidak ada komentar:
Posting Komentar