Ngga ada lagi yang chatting, mailing & browsing
Kok angin-anginan
Kemana angin berhembus
Angin berhembus kemana
I k u t …
Angin – anginan nanti masuk angin
masuk – masuk angin
Ngga keluar – keluar angin
Masuk angin nanti ngga masuk - masuk
K e r j a …
Orang pintar minum ……angin
Anti angin wes hewes hewes babalas angine
Wes hewes hewes diberitahu dianggap angin lalu
Oh angin sampaikan emailku ke empat penjuru….
M a t a A n g i n ...
“Semoga bukan hanya angin yang mendengar”
(terinspirasi oleh klirumologi: angin di dalam istilah Suku Jawa berwarna merah, konon asal usulnya dari dialog orang yang sedang kerokan (kerikan), waktu dikerok (dikerik) kulitnya berwarna merah, orang yang ngerok (ngerik) sepontan bilang: “nah… anginnya sudah keluar” dari situ banyak orang jawa mengatakan angin berwarna merah)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar