Senin, 16 Juni 2008

Gagak Rimang

bergerombol dan bergerak, terbang tinggi di langit

sayap hitam terkepak, dalam kehidupan menghimpit

saat bumi mulai gelap, langit didaulat jadi atap

tak punya tempat tetap, tak pasti kapan menetap


duduk dan bicaralah padaku, oh… gagak – gagak rimang

tunjukan cara memahamimu, oh… gagak – gagak rimang


hitammu pesona kekuatan, mata merahmu adalah kejelian

paruhmu janjikan kepedihan, cekeramanmu tak teruraikan


duduk dan bicaralah padaku, oh… gagak – gagak rimang

tunjukan cara memahamimu, oh… gagak – gagak rimang


kau tahu sisi – sisi buruku, berjalan dalam bahaya

hitam, bau dan kotor mengitariku, menari tanpa ketukan nada


meski begitu masih kukatakan silahkan,

jika kau tahu dan bernar – benar ingankan

tinggal kau tuntun aku suatu tempat,

dan biarkanku pergi cepat





Tidak ada komentar: